Kamis, 25 September 2014

Pengalamanku di Pesantren Darussalam

Pesantren,,, Pasti taukan sama yang namanya pesantren,, ? Nah ,, sekarang ini aku mengalami yang namanya hidup di dunia kepesantrenan. Yang mana ada banyak peraturan-peraturan yang terkadang berubah-rubah dan harus kita taati, (walaupun itu berat ,, ). Dan hidup dipesantren dimana kita harus pisah dengan orang tua dan kerabat dekat kita.

Dipesantren, kita itu dilatih dengan yang namanya KEMANDIRIAN, yang mana kita itu harus hidup mandiri yang apa-apa sendiri,, mulai dari nyiapin baju, nyuci baju, dll,, tapi, untungnya kita di pesantren, kita itu akan lebih dekat dengan teman, karena ketika kita kesusahan akan ada teman yang selalu membantu kita. Di pesantren, kita juga diajarkan untuk lebih banyak bersosialisasi, yaitu dengan cara menolong antar teman dan dengan berbagi cerita antar teman. Di pesantren, kita juga dilatih untuk hidup bersama dengan orang-orang yang asalnya berbeda-beda.

Di pesantren, kita merasakan dengan yang namanya KRISIS AIR, ngantri mandi, nyuci baju bareng-bareng,dsb. Walaupun seperti itu, kita masih untung, karena masih ada kebersamaan diantara kita disaat suka dan duka,, :D

Oh iya, dalam menjalani hidup di pesantren , kita juga harus melatih diri untuk memperhitungkan keuangan perbulan. Kita harus bisa hidup hemat terhadap pengeluaran kita sehari-hari. Kita harus bisa memperhitungkan uang jajan yang kita keluarkan seharian. Karena kalau kita tidak hemat , kasian orang tua kita juga, yang kita mintai uang untuk bekal.  Kita juga harus berfikir lagi ketika kita ingin meminta uang ke orang tua kita , karena orang tua kita kan gak Cuma mengeluarkan uang untuk diri kita sendiri tapi masih banyak lagi yang harus ia keluarkan yaitu untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Yaaa,, walaupun orang tua kita mampu memberikan kita lebih, tapi kita juga harus belajar dengan yang namanya HIDUP PRIHATIN. Toh , itu juga kan demi kebaikan kita kedepanya.

Jadi selama hidup di pesantren, kita akan mendapatkan pengalaman-pengalaman yang mengesankan.  Walaupun itu pahit, tapi itu akan menjadi kenangan-kenangan yang tak terlupakan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar