Candi Borobudur
Borobudur adalahnamasebuahcandi Buddha yang terletak di
Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasicandiadalahkuranglebih 100
km di sebelahbaratdaya Semarang dan 40 km di sebelahbaratlaut
Yogyakarta.Candiberbentukstupainididirikanolehparapenganut agama Buddha
Mahayana sekitartahun 800-anMasehipadamasapemerintahanwangsaSyailendra.
Monumeniniterdiriatasenamterasberbentukbujursangkaryengdiatasnyaterdapattigapelataranmelingkar,
padadindingnyadihiasidengan 2.672 panel relief danaslinyaterdapat 504 arca
Buddha
Dalam flying book itu
KH Fahmi Basya mengungkapkan dengan bukti-bukti ilmiah bahwa candi borobudur
bukanlah hasil kebudayaan Budha, sebagaimana kita ketahui selama ini. Candiborobudursudahadasejak
lama, jauhsebelumBudhaada di nusantaraini. Berdasarkanpenelitiannya,
candiborobuduritubahkan di
bangunolehnabisulaimandenganbantuanparajinpadajamanketikanusantarabelumberbentuksepertisekarang,
yaitumasihberupadaratan yang luas. Banyak data dananalisis yang dipaparkandalam
flying book itusebagaibuktiterhadapargumenini.
Untukmengetahuisalahsatubuktiargumenitu,
sebelumnyaadabaiknyakitamengetahuisimbollafadzbismillah.Simbolitubisadibuatdenganmelukissebuah
7 buahlingkaransamabesar yang salahsatulingkaranberada di
tengahdandikelilingioleh 6 lingkaranlainnya.
Masing-masinglingkaranmewakilisatuhurufpada lafadzbismillahyaituba, sin, mim, alif, lam, lam, danha’ .Jikakeenamlingkaran di luarmasing-masingtitikpusatnyasecaraberurutandihubungkandengangariskemudianlingkaran-lingakaran yang diluaritudihapus, jadilahbentukitusebagaisegienamdenganlingkaran di tengahnya.Itulahsimbollafadzbismillah.
Masing-masinglingkaranmewakilisatuhurufpada lafadzbismillahyaituba, sin, mim, alif, lam, lam, danha’ .Jikakeenamlingkaran di luarmasing-masingtitikpusatnyasecaraberurutandihubungkandengangariskemudianlingkaran-lingakaran yang diluaritudihapus, jadilahbentukitusebagaisegienamdenganlingkaran di tengahnya.Itulahsimbollafadzbismillah.
Stupautamaterbesarteletak di
tengahsekaligusmemahkotaibangunanini, dikelilingiolehtigabarisanmelingkar 72
stupaberlubang yang didalamnyaterdapatarcabuddhatengahdudukbersiladalamposisiterataisempurnadengan
mudra (sikaptangan) Dharmachakra mudra (memutarroda dharma).
Monumeninimerupakan model
alamsemestadandibangunsebagaitempatsuciuntukmemuliakan Buddha
sekaligusberfungsisebagaitempatziarahuntukmenuntunumatmanusiaberalihdarialamnafsuduniawimenujupencerahandankebijaksanaansesuaiajaran
Buddha.
Relief
Padadindingcandi di setiaptingkatan —
kecualipadateras-terasArupadhatu — dipahatkan panel-panel bas-relief yang
akanselalumengingatkan sejarahcandi Borobudur yang dibuatdengansangattelitidanhalus.[54]
Relief danpolahias Borobudur bergayanaturalisdenganproporsi yang ideal
danseleraestetik yang halus. Relief-relief inisangatindah,
bahkandianggapsebagai yang paling elegandananggundalamkeseniandunia Buddha.
Relief Borobudur jugamenerapkandisiplinsenirupa India,
sepertiberbagaisikaptubuh yang memilikimaknaataunilaiestetistertentu.
Relief-relief berwujudmanusiamuliasepertipertapa, raja danwanitabangsawan,
bidadariatapunmakhluk yang mencapaiderajatkesucianlaksanadewa, sepertitaradanboddhisatwa,
seringkalidigambarkandenganposisitubuhtribhanga. Posisitubuhinidisebut
"lekuktiga" yaitumelekukatausedikitcondongpadabagianleher, pinggul,
danpergelangan kaki denganbebantubuhhanyabertumpupadasatu kaki, sementara kaki
yang lainnyadilekukberistirahat.Posisitubuh yang luwesinimenyiratkankeanggunan,
misalnyafigurbidadariSurasundari yang
berdiridengansikaptubuhtribhangasambilmenggenggamterataibertangkaipanjang.
Relief Borobudur menampilkanbanyakgambar;
sepertisosokmanusiabaikbangsawan, rakyatjelata, ataupertapa,
anekatumbuhandanhewan, sertamenampilkanbentukbangunanvernakulartradisional
Nusantara.Borobudur takubahnyabagaikankitab yang
merekamberbagaiaspekkehidupanmasyarakatJawakuno.Banyakarkeologmenelitikehidupanmasalampau
di Jawakunodan Nusantara abad ke-8 dan ke-9 denganmencermatidanmerujukukiran
relief Borobudur.Bentukrumahpanggung, lumbung, istanadancandi, bentukperhiasan,
busanasertapersenjataan, anekatumbuhandanmargasatwa, sertaalattransportasi,
dicermatiolehparapeneliti.Salah satunyaadalah relief terkenal yang
menggambarkanKapal Borobudur.Kapalkayubercadikkhas Nusantara
inimenunjukkankebudayaanbaharipurbakala.Replikabahtera yang dibuatberdasarkan
relief Borobudur tersimpan di Museum SamudraRaksa yang terletak di sebelahutara
Borobudur.
ArcaBudha
Selainwujudbuddhadalamkosmologibuddhis yang terukir di
dinding, di Borobudur
terdapatbanyakarcabuddhadudukbersiladalamposisiterataisertamenampilkan mudra
atausikaptangansimbolistertentu. Patungbuddhadengantinggi 1,5 meter
inidipahatdaribahanbatuandesit.
Patungbuddhadalamrelung-relung di tingkatRupadhatu,
diaturberdasarkanbarisan di sisiluarpagarlangkan.
Jumlahnyasemakinberkurangpadasisiatasnya.Barisanpagarlangkanpertamaterdiridari
104 relung, bariskedua 104 relung, barisketiga 88 relung, bariskeempat 72
relung, danbariskelima 64 relung. Jumlah total terdapat 432 arca Buddha di
tingkatRupadhatu.
PadabagianArupadhatu (tigapelataranmelingkar), arca
Buddha diletakkan di dalamstupa-stupaberterawang
(berlubang).Padapelataranmelingkarpertamaterdapat 32 stupa, pelatarankedua 24
stupa, danpelataranketigaterdapat 16 stupa, semuanya total 72 stupa.
Dari jumlahaslisebanyak 504 arca Buddha, lebihdari 300
telahrusak (kebanyakantanpakepala) dan 43 hilang (sejakpenemuanmonumenini,
kepalabuddhaseringdicurisebagaibarangkoleksi, kebanyakanoleh museum
luarnegeri).
Secarasepintassemuaarcabuddhainiterlihatserupa,
akantetapiterdapatperbedaanhalusdiantaranya, yaitupada mudra
atauposisisikaptangan. Terdapatlimagolongan mudra: Utara, Timur, Selatan,
Barat, dan Tengah, kesemuanyaberdasarkan lima arahutamakompasmenurutajaran
Mahayana. Keempatpagarlangkanmemilikiempat mudra: Utara, Timur, Selatan, dan
Barat, dimanamasing-masingarcabuddha yang menghadaparahtersebutmenampilkan
mudra yang khas. Arca Buddha padapagarlangkankelimadanarcabuddha di dalam 72
stupaberterawang di pelataranatasmenampilkan mudra: Tengah atauPusat.
Masing-masing mudra melambangkanlimaDhyani Buddha;
masing-masingdenganmaknasimbolisnyatersendiri.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar